Konsep Plan-less sangat erat kaitannya dengan perancangan/perencanaan katalitik; dimana perencanaan katalitik merupakan perencanaan yang strategis. Walau dalam konteks ini metode perencanaan tersebut dikemas dengan istilah Plan-less Concept (Tanpa Rencana) bukan berarti konsep yang diaplikasi terjadi dengan sendirinya. Produk akhir dari model perencanaan seperti ini bukanlah sebuah rencana tata ruang (Plan) melainkan adalah sebuah program ruang.
Penerapan model perencanaan seperti ini dapat digunakan untuk mengembalikan fungsi dan mengendalikan zona-zona yang telah dilanggar. Pertimbangan implementasi konsep ini adalah karakter perencanaan katalitik itu sendiri dimana dalam model perencanaan ini sebuah komponen baru diperkenalkan kedalam konteks yang telah ada. Komponen baru ini nantinya akan mempengaruhi konteks sehingga terjadi perubahan sesuai dengan program yang telah ditentukan.
Perubahan yang diharapkan tentunya adalah perubahan yang positif; oleh karena itu reaksi yang ditimbulkan oleh komponen baru tersebut hendaknya dikendalikan sehingga tidak merusak konteks aslinya. Dan karena sifat/pola "reaksi kimia" yang terjadi tidak ditentukan sebelumnya, maka tidak ada rumus yang pasti untuk setiap konteks. Dalam hemat saya sifat ini merupakan kelemahan pada model perencanaan katalitik.
Letak keindahan konsep ini adalah pada komponen yang akan diperkenalkan kedalam konteks. Pembentukan/formulasi komponen ini dipengaruhi oleh konteks yang akan ia "sentuh", dan pada akhirnya mempengaruhi konteks yang ia penetrasi. Oleh karena komponen baru ini dipengaruhi oleh konteks, maka komponen baru ini harus dimengerti, dipertimbangkan, dan diterima keadaannya terlebih dahulu.
Wednesday, September 10, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

2 comments:
planless,
perencanaan dengan konsep transparansi, yang mengutamakan ide pengembangan lebih ke arah spasial dengan tetap mempertahankan ke khasan yang ada disebuah wilayah, am i right? ....
di arsitektur ada minimalis, di planning ada planless ;)
wahh, iso dadi judul desertasi iki, hahahhaha :D
wah wah..
baru jelas setelah masternya menuliskan maksud dari implementasi idenya. sipp.. siap bekarya! hehe..
Post a Comment